Proses naturalisasi pemain untuk Timnas Basket Putra Indonesia


Proses naturalisasi pemain untuk tim bola basket putra Indonesia merasa menemukan kejelasan. Diprediksi bahwa tidak benar satu pemain yang didambakan akan dinaturalisasi akan join pada 7 September 2019. Manajer Tim Nasional Putra, Maulana Fareza Tamrella, mengkonfirmasi bahwa pemain yang dinaturalisasi, Denzel Bowles, akan segera hadir. Di segi lain, Fareza mengatakan sistem naturalisasi Shavon Goodman berlanjut. Ketika menghitung mundur, Goodman juga baru-baru ini ditunjuk sebagai kandidat untuk naturalisasi. “Jika seutuhnya berjalan dengan baik, pemain yang dinaturalisasi (Denzel Bowles) tiba di Jakarta pada 7 September. Rencananya adalah memanggil 17 pemain lokal (untuk pelatihan nasional) pada 1 September, maka pemain yang dinaturalisasi akan ditambahkan,” kata Fareza , kala dihubungi oleh SPORT. “Belum untuk Shavon,” jawabnya singkat.

Setelah berpartisipasi didalam pelatihan nasional, Bowles berencana untuk join dengan tim nasional untuk bersaing di Taiwan pada 23-30 Mei. September 2019. Namun, keputusannya masih terkait pada sistem administrasi. “Saatnya untuk memperoleh pengecekan medis terutama dahulu. Jika seutuhnya beres, Anda perlu segera mengurus sistem naturalisasi. Jika paspor dipinjam untuk kasus naturalisasi, kita tidak sanggup membawanya ke Taiwan. Tetapi kecuali paspor tidak sanggup dipinjam terutama dahulu , rencananya perlu dibawa ke sana, “kata Fareza. Rajra Toroman, pelatih Tim Nasional Putra Basket, juga memastikan bahwa Bowles segera masuk ke tim pelatihannya. Ahli taktik asal Serbia itu sangat menghendaki kehadiran Bowle sanggup membawa dampak tim nasional lebih kompetitif.

“Pemain Naturaliasi akan datang pada 7 September, jadi dia miliki kala persiapan kurang lebih dua minggu sebelum akan pertandingan di Taiwan. Sangat baik bagi kita untuk miliki pemain yang sanggup dominan di atas ring,” kata Toroman disaat dia berjumpa di GBK Arena, Jakarta , pada Kamis (29/8/2019). “Dengan pemain besar kita dambakan jadi tim yang tidak sama karena itu adalah susah kami. Jika kita miliki pemain hebat, kita tidak perlu membawa dampak tim ganda untuk pemain disaat kita bertahan,” jelasnya. Bowles sekarang terdaftar sebagai pemain Rain of Shine Elasto Painters yang berpartisipasi didalam Philippine Basketball League (PBA). Pada musim 2019, ia miliki biasanya 28,8 poin, 11,7 rebound dan 4,3 assist per game. Pertandingan.

Berita baik datang berasal dari dunia bola basket negara itu. Tim Nasional Bola Basket Indonesia berencana untuk menaturalisasi pemain bola basket kelahiran AS, Denzel Bowles. Rencana naturalisasi untuk bowling adalah pilihan segera pelatih kepala baru tim bola basket nasional Indonesia, Rajko Toroman. Pelatih, yang menggantikan Wahyu Widayat Jati atau Cacing, mengaku mengenal pemain tersebut kala melatih tidak benar satu klub bola basket Filipina, PBA. “Dia miliki pengalaman bermain di Filipina dan Cina, aku udah mengenalnya sejak 2012 disaat dia pertama kali datang ke Filipina,” Rajko Toroman dikutip oleh segi olahraga Antara. Denzel Bowles sendiri adalah pemain yang penuh pengalaman. Pemain bola basket berusia 30 tahun ini udah bertandang ke beraneka persaingan dunia, layaknya Venezuela, Puerto Riko, Israel, Paraguay, dan Jepang.

Pada 2012, Bowles juga mendukung B-Meg Llamados untuk memenangkan gelar Piala Komisaris PBA dan jadi pemain impor terbaik. Jika sistem naturalisasi berjalan dengan lancar, Bowles akan join dengan tim bola basket nasional Indonesia kurang lebih September atau Oktober 2019. Namun, ia tidak yakin bahwa ia akan memperkuat Indonesia didalam pertandingan SEA 2019 di Filipina. Di segi lain, berita ini sanggup membatalkan rancangan naturalisasi CLS Knights TN Indonesia Maxie Esho yang udah bepergian atau bintang Stapac Jakarta, Savon Goodman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *